EDY YULIANTO MENANG DI MARGOAGUNG ; Kekacauan Pilkades Harus Diantisipasi
31/03/2008 08:45:53 SLEMAN (KR) – Pemilihan kepala desa (pilkades) di Sleman yang sudah dimulai hari Sabtu (29/3) ini dinilai rawan kekacauan dan ketidaknyamanan. Hal ini dikarenakan pelaksanaan pilkades yang tak serentak, sehingga membuka ruang konflik akibat ulah para botoh. Oleh karena itu, Pemkab Sleman melalui instansi terkait perlu melakukan langkah-langkah antisipasi kekacauan ini.
Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi A DPRD Sleman Abdul Hakim AMd kepada wartawan, Sabtu (29/3), terkait pelaksanaan Pilkades di Sleman. Menurutnya, pelaksanaan pilkades yang tidak serentak ini sangat memungkinkan terjadinya kekacauan dan ketidaknyamanan. Setidaknya beberapa kekacauan yang pernah terjadi pada Pilkades sebelumnya menjadi bukti dari kekhawatiran akan kekacauan yang akan terjadi nantinya.
“Pelaksanaan pilkades yang tidak serentak ini akan membuka ruang terjadinya konflik. Para botoh-botoh adalah pihak-pihak yang akan memanfaatkan kesempatan untuk mencari keuntungan dari tidak serentaknya pilkades ini. Para botoh-botoh akan berpindah dari satu pilkades ke pilkades yang lain untuk saling bertarung menjagokan masing-masing calon untuk mendapatkan keuntungan materi. Persoalan akan muncul ketika botoh-botoh yang kalah melakukan tindakan provokasi kepada masyarakat sehingga bisa jadi konflik akan muncul,” ujar Wakil Ketua FPKS ini.
Dikatakan pula, karena pilkades beberapa hari ke depan sudah telanjur dijadwalkan tidak serentak, upaya yang harus dilakukan adalah mengantisipasi agar tidak terjadi kekacauan dan konflik nantinya. Bagian Pemerintah Desa Pemkab Sleman adalah salah satu pihak yang paling bertanggungjawab terhadap pelaksanaan pilkades tersebut.
Sementara itu, pilkades Kabupaten Sleman pada hari pertama di Desa Margoagung Seyegan relatif berjalan lancar. Sedikitnya 7.254 pemilih menggunakan haknya untuk memilih dua calon kepala desa yakni Mujinah dan Edy I Yulianto.
Camat Seyegan Anggoro Aji SH di sela-sela pemantauan pelaksanaan pilkades mengaku lega pilkades di wilayahnya bisa berjalan lancar, aman dan tidak ada gejolak. Terlebih Pilkades Desa Margoagung ini adalah pilkades pertama yang digelar di Sleman untuk tahun ini.
Setelah melalui penghitungan suara, akhirnya Edy Yulianto memenangkan pemilihan dengan 3.227 suara. Sedang lawannya Mujinah mendapat 2.846 suara. “Tingkat partisipasi warga untuk menggunakan hak pilihnya juga cukup tinggi, mencapai 88 persen atau hadir 6.400 pemilih di 13 TPS,” kata Anggoro.   (Has)-z

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: