JAMKESMAS DAN KELUARGA MISKIN DI SLEMAN

Koordinasi Jamkesmas dan Keluarga Miskin

Hasil koordinasi ini yaitu bahwa Dinas Nakersos KB telah selesai melakukan pendataan bagi kelarga miskin (gakin) di wilayah Kabupaten Sleman. Saat ini, hasil pendataan tersebut sedang diolah yang kemudian akan disusun dalam bentuk SK Bupati dan nantinya mudah diakses sampai ke kecamatan-kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Sleman.

  1. Pada hari Sabtu, tanggal 10 Januari 2009 telah dilaksanakan rapat koordinasi Tim Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Kab. Sleman, Ir. Sutrisno, MES. Dan dihadiri oleh seluruh anggota tim yaitu dari Dinas Nakersos KB, Dinas Kesehatan, PT Askes, RSUD Sleman dan Komisi D DPRD. Hasil koordinasi ini yaitu bahwa Dinas Nakersos KB telah selesai melakukan pendataan bagi kelarga miskin (gakin) di wilayah Kabupaten Sleman.

    Saat ini, hasil pendataan tersebut sedang diolah yang kemudian akan disusun dalam bentuk SK Bupati dan nantinya mudah diakses sampai ke kecamatan-kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Sleman. Penetapan keluarga miskin berdasarkan 14 indikator kemiskinan seperti tertuang dalam Peraturan Bupati Sleman nomor 21a Tahun 2008 tentang Indikator Kemiskinan Kabupaten Sleman yaitu :

1. Dalam sehari makan kurang dari 3 kali.

2. Tidak mampu membeli daging atau ikan atau susu satu kali dalam seminggu.

3. Sumber air minum berupa sumur atau mata air tak terlindungi atau sungai atau air hujan.

4. Tidak mampu membeli pakaian baru untuk setiap anggota keluaraga satu kali dalam setahun.

5. Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8 meter persegi per orang.

6. Lantai bangunan tempat tinggal terluas berupa tanah

7. Jenis dindidng bangunan terluas berupa bambu atau kayu berkualitas rendah

8. sumber penerangan utama bukan listrik.

9. Tidak mampu berobat ke puskesmas atau poliklinik jika ada anggota keluarga yang sakit.

10. Tidak memiliki fasilitas tempat buang air besar (jamban/kakus).

11. Pendidikan Kepala Keluarga hanya tamat Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah ke bawah.

12. Lapangan pekerjaan utama Kepala Keluarga adalah petani penggarap atau pekerja bebas dengan upah perbulan kurang dari Upah Minimum Propinsi.

13. Jenis bahan bakar untuk memasak sehari-hari berupa kayu bakar atau arang.

14. Tidak memiliki tabungan atau barang berharga seperti emas, ternak, sepeda motor, tanah atau barang modal lainnya, sedikitnya senilai Upah Minimum Propinsi.

Kriteria indikator kemiskinan ini tidak berlaku bagi kepala atau anggota keluarga yang bekerja sebagai PNS atau anggota TNI/Polri atau pegawai BUMn/BUMD atau pensiunan/purnawirawan. Ketentuan ini juga tidak berlaku bagi keluarga yang bertempat tinggal di wilayah Kabupaten Sleman kurang dari 6 bulan dengan dibuktikan dengan Kartu Keluarga.

Klasifikasi keluarga miskin terbagi dalam 3 kategori yaitu : Keluarga tidak miskin bila hanya memenuhi 0-3 indikator, Keluarga hampir miskin yaitu bila memenuhi 4-8 indikator, Keluarga miskin yaitu bila memenuhi 9-12 indikator, dan Keluarga sangat miskin yaitu bila memenuhi 13-14 indikator dari 14 indikator keluarga miskin yang ditetapkan oleh Dinas Nakersos KB. Rencananya, setelah pendataan selesai diproses akan dilakukan uji publik sampai di kecamatan terlebih dulu sebelum ditetapkan dalam SK Bupati Sleman. Ada kemungkinan data tersebut mengalami perubahan setelah dilakukan uji publik.

Data akhir kemudian akan ditetapkan sebagai SK Bupati dan sekaligus sebagai perubahan SK Bupati yang lama. Nantinya, masyarakat Gakin akan diberikan kartu Keluarga Miskin yang disertai dengan stiker keuarga miskin untuk ditempelkan di pintu masuk utama rumah-rumah Gakin untuk memudahkan petugas dalam mengakses Gakin. Pelayanan Jaminan Kesehatan bagi masyarakat miskin yang dikenal dengan nama Jamkesmas, pada masa transisi ini, di tahun 2009 penjaminan bagi Gakin sesuai dengan yang tertuang dalam SK Bupati lama sampai dengan diterbitkannya SK Bupati yang baru dengan data hasil pendataan dari Dinas Nakersos KB. Bagi gakin yang belum menerima kartu, maka nama gakin tersebut akan dicocokkan dengan nama yang tercantum dalam SK Bupati Nomor 305/Kep. KDH/A/2008 tentang Perubahan Keputusan Bupati Sleman Nomro 4/Kep.KDH/A/2008 tentang Peserta Program Jaminan Kesehatan Masyarakat tahun 2008 dan SK Bupati Nomor 339/Kep.KDH/A/2008.

Apabila dalam SK Bupati tersebut nama Gakin tidak tercantum, maka akan disosokkan dengan nama–nama gakin yang tertera dalam hasil pendataan yang dilakukan oleh Dinas Nakersos KB. Updating data akan dilakukan secara rutin sehingga data Gakin tersebut akan selalu diperbarui. Masyarakat miskin dihimbau untuk melakukan self assesment terhadap kriteria dalam indikator Gakin agar di dalam pemberian jaminan kesehatan dapat tepat sasaran. Sedangkan pernyataan/keterangan gakin yang tidak benar akan dikenakan pidana sesuai dengan pasal 269 KUHP tentang pemalsuan data.* * *

( humas )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: